jawa nisme
perjalanan yang melelahkan, teman, dan ternyata cukup banyak yang aku dapatkan dari seminggu ini, mulai dari permasalahan hidup yang sebenarnya dan bukan hidup dalam alam idealis kita sendiri, tanpa tahu relity yang ada, dan rakyat indonesia memang jauh dari kebebasan berfikirnya, mulai dari impian seorang untuk jadi pegawai gubermen, atau menjadi sukses dengan uang yang cukup meriah dan banyak, dan tidak tahu apalagi…
juga mulai dari pemilihan kepala desa yang menghabiskanbnayk-banyak duit sampai seratus juta bahkan lebih…wew…wew…itupun ada yang sampai hutang sana-hutang sini, tapi imbalnnya juga tak setimpal..wew..kenapa mesti direbutkan,..?…lagi-lagi sifat jawa, yang mau menegang segalanya demi kekuasaan dan demi harga diri yang bisa diandalkan untuk cerita-cerita orang di ladang sawah atau di warung-warung kopi ..karena memang tidak ada yang menariknya keculai kalo tidak diomongkan dan jadi bahan yang utama..:D
jangan kau tertawa kalau melihat dendam …dendam nenek moyang mu buyutmu atau kakek mu ..kepad keluarga si itu atau yang lain…mereka hanya mengikuti dendam yang tak jelas dan biasanya pemilihan kepala desa juga disebabkan karena rasa dendam masa lalau dan saling menjagokan, untuk bisa tertawa ..dan senang melihat kekalahan musuh bebuyutannya ,..kemudian pada generasi selanjutnya juga demikian mengikuti alur nenek moyangnya..jadinya memang kelihatan kalau jawa nisme memang ada dimana-mana…
biasa saja
rakyat indonesia biasa-biasa saja…
jadi orang memang harus real artinya harus sesuai dengan kenyataan yang terjadi, jadi tidak boleh memimpikan hal yang diluar kekuasaannya ..itu kan kata pepatah, tapi klo aku pikir-pikir emang ada benarnya ..gak percaya buktikan saja sendiri….
atau kamu sudah mau kalah dengan kenyataan iya kan ..?…
terserah dech apa mau kamu…
tapi yang jelas aku gak mau berdialog lama-lama soal hidup, kos aku tahu itu terlalu berbahaya dengan otakku yang terkadang tak terkendali dan bis amenyalahkan semua pihak, terutama negara indonesia, dan apa benar mereka yang diatas juga bertanggung jawab kepada rakyatnya..rakyat dari mulai petani, mahasiswa, murid-murid, guru, dosen , pedagang, pengusaha besar, konglomerat negri ini, dan juga kepada pemodal asing, dan mana yang harus di dahulukan pemodal asing atau rakyat petani atau rakyat kecil seperti kita …;;)
kalau kita jitu melihat kebelakang, bukankah negara ini di dirikan oleh mereka-mereka yang berjuang, dan tidak gampang memetik kepuasan pribadi sendiri, lalu kenapa kenikmatan di negeri ini selalu dinikmatin oleh orang-orang tertentu, tidak usah jauh-jauh kau juga bisa menghitung di halaman kampungmu berapa persen atau berapa orang yang bisa datang kuliah di jogja?..dan termasuk kau sendiri, bukan kah kau lebih beruntung dari pada teman-temanmu dikampung sana?..dan kenapa saja kita lebih gampang mengatakn itu adalah wajar, tanpa disadari kita juga terkadang ikut-ikutan seperti artis, karena sudah sok intelektual, sok jauh dengan lumpur(petani), bayangkan saja atau kau bisa menyaksikan tetangga kampungmu anak gadis, yang dikuliahkan dengan biaya panen, sepulangnya dari jogja dia begitu risih melihat orang kampung yang memetik hasil panen, sok artis, sok dandan sok..sokk…
bertanya saja kau pada pak mentri pendidikan, sistem apa yang diterapkannya sehingga warga atau ank muda yang disekolahkan bisa jauh dari lingkungan kampungnya lingkungan kah atau sistem pendidikan kita yang tidak pernah membicarkaan pihak kecil seeprti mereka, dan malah menjauhi sistem masyarakat kita…:P
lagi lagi kenapa tulisan selalu saja mengarah kepada sistem pendidikan>?..kenapa tidak mengarah pada sistem cewek..atau sistem asmara..asmara yang tidak secengeng yang kukira hahahahah =))
kuliah
kuliah malas benar
masuk karena terpaksa
takut pada absensi
akhirnya malas dan tak pernah selesai
ulang..ulang,,,,ulang
sembarang saja jawabnya
asal dan terserah itu saja
lagian yang buat aku malas,
karena tak tahu kegunaanya
jam 15:00 – 00.00
hari pertama jadi pelayan kafe, pertamanya karena bantuin teman, dan selanjutnya mari kita persilahkan pada dunia yang memilihnya, bukan kah begitu ?.jadi waiters, atau tukang pengantar minuman, dari jam 8:18 malam sampai dengan jam 00:00, ditambah ada evaluasi dari karyawan yang lain dan sepasang bos kita.
dan nanti selanjutnya ada sesien baru , sampai besok-2 iaitu mulai masuk jam 3 sore, sampai dengan seperti hari yang pertama ini.aku juga gak peduli dengan omonganmu, karena aku tahu kamu sukanya basa-basi dan cuman permainan di bibir saja.hanya saja perlu kau tahu, dunia ini sudah berubah..
apa hubungannya dengan ini semua dan hari pertama, ah malah gak nyambung, sorry ![]()
project selanjutnya yang terbengkalai :
1.PP ku yang belum ada judul,
pp yang belum ada
, aku yakin kamu berpikiran kalau aku adalah pemalas banget,juga karena udah paruh semester masih juga belom ada judul, jangan kau paksa mencari ide untuk itu, biarkanlah ide itu ada, pertimbangan :
- karena kurangnya dasar ilmu yang ada
- karena kurang percaya diri (PD),
- tempat untuk resource yang blom ada.
- biaya warnet yang terlalu mahal, wew ::)
- terimakasih pada karel dan ciwawa, yang suka dengan gaya kerennya.
-
Archives
- April 2008 (1)
- March 2008 (1)
- January 2008 (3)
- November 2007 (2)
- September 2007 (3)
- August 2007 (12)
- July 2007 (25)
- June 2007 (20)
- May 2007 (15)
- April 2007 (21)
- March 2007 (1)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS