mengerjakan yang disuka

only person not with some title

pemuda telur

timbul pertanyaan kenapa banyak pemuda yang cerdas dan ulet kreatif harus rela meningalkan kecerdasan dan kreatifnya dikarenakan modal, juga lebih dari itu biaya pendidikan yang habis di buang oleh negara kepada minoritas kecil yang leha-leha..:D
kenapa juga otak manusia tidak mendapatkan haknya untuk berkembang, berkembang secara normal dikarenakan biaya yang tidak ada. Dan bukankah setiap individu bebas berbicara demi kebaikan bersama, juga bukanlah hal yang aneh, kalau di negara kita pendidikan adalah hal yang mahal, elit dan sedikit menipu?…
sedikit menipu karena biaya yang mahal, kualitas tidak leih dari samadengan nol, nol artinya bulat dan bulat itu seperti telur, telur diletakkan simana saja selalu mengikuti tempat, tempat miring dia juga ikut miring, miring kesana kemari hanya mengikuti.
out put dari pendidikan hanya mendidik tenaga kerja yang penurut seperti telur tadi dan hanya mengikuti perkembangan didalam telur, juga tidak meliaht erkembangan diluar, tidak peduli di luar..:D…selain itu juga bisa jadi telur tadi terlalu murah, dipasaran karena memang telur sekarang seperti jadi-jadian dan gampang di buat denan obat formula khusus,formula khususnya seperti ijasah yang mahal dan bergengsi, tanpa melihat kemampuan, keahlian juga ketrampilan telur, yang penting itu bulat dan terserah pada lingkungan nantinya…
telur yang murah, penurut, dan terlalu banyak yang busuk..itu lah hasil dari pendidikan kampus yang gila uang.
beberapa ciri kampus yang mulai akan tumbang :
1. keputusan yang kontroversi
2. spp yang naik tanpa di barengi dengan fasislitas yang memadai, bahkan fasislitas berkurang terus menerus
3. kepentingan kampus lebih didahulukan daripada pelayanan pada konsumen (mahasiswa).
4. adanya pemutihan mhasiswa yang angkatan tua, ini artinya ada dua, mahasiswa yang tak sempat masuk kuliah, sehingga kampus yang bobrok tadi dengan prinsip awal menghitung presensi mahasiswa, tapi tidak menghitung presensi dosen.kedua, karena pihak kampus kurang serius, menangani permasalahan yang ada.
5. jam malam yang berlaku, jadi kampus tutup jam 09 malam.kalu masih ada yang main jam internet atau diskusi kemahasiswaan maka, pihak satpam atas nama kampus lah yang berhak mengusir mereka.
aturan apa pelanggaran,,,,…
6. hotspot yang mati -mati
7. dosen yang goblok-goblok yang tak pernah mendengar mahasiswa (pendapat) meskipun dalam kelas, karena dosen dungu kebanyakan lebih egois dan tidak mau menerima kebenaran.

June 4, 2007 Posted by cetak | kampus | | No Comments Yet

sebuah indonesia

sebuah indonesia saya kira,
pada akhirnya, harus
dimengerti sebagai
semacam ‘kesepakatan’ saja.

saya abca pada artikel yang ada di harian berita cetak, maksudnya juga saya kurang mengerti, …???
mungkin bis ajadi tanah air kita ini terbentuk dengan rasa kesepakatan, tanpa adanya kesepakatan antar suku, kita akan
pisah dan berpencar, pada akhirnya tanah air kita hanya sebatas guyon saja.:D

June 4, 2007 Posted by cetak | public | | No Comments Yet