semakin kompleks
setiap orang di dunia ini pasti berharap akan kesenangan, dan kesenangan juga tidak gampang didapat, banyak beragam jenisnya untuk jalan kesana, diantara satunya bisa jadi pengusaha, pegawai, buruh dan juga tani.
serta ada opini lain, kalau pendidikan bakal meningkatkan jenis pekerjaan kita di mata masyarakat kita.Benar atau tidaknya aku juga kurang mengerti, setidaknya aku amati, banyak sekali pengangguran di negeri ini, sarjana yang tidak tahu jalan kedepan harus bagaimana?.sudah lulus dan bangga dari jeratan birokrasi kampus yang bertele, lalu keluar berhadapan dengan hukum yang tidak pasti dan tentu sangat rancu lagi.
disini kita , aku kamu dan mereka, sama-sama belajar tentang hidup, berjalan meskipun hasil yang kita daptkan (ekonomi) sama dengan biaya yang kita keluarjan untuk berjalan.(biaya produksi) rakyat miskin kota hanya terbatas pada ekonomi untuk kebutuhan pokok, seperti makan, dan rokok saja, kesejahteraan badan, atau kelembutan kulit dan wajah adalah nomor sekian.heheheeh
(jangan tersindir ya broo..)
selanjutnya aku bercerita tentang kehidupan anak kampus, yang berusaha mendapatkan jalan hidup, dengan tempuh segala cara tapi masih dalam aturan, meskipun yang didapatkan adlah tak lebih dari seorang yang membaca koran atau situs internet dua jam perhari.berbicara tentang kesejahteraan seorang buruh warnet, yang kesehariannya cuman menghitung uang, melayani user, terkadang juga mendengarkan amarah bos, kalau lagi hatinya pingin mengumpat, umpatan dari kekesalan suaminya atau dari pelanggannya yang lain.Sebagai buruh warnet tetap saja kita terima, mau mengadu juga kemana, gak ada badan hukum yang mau menerima dengan tangan kosong, dan mulut berbui saja, tak mungkin tak ada embel-embel (mel-melan).Disamping itu juga mau cari kerjaan lain juga amat susah yang part time, keuntungan yang kami dapatkan hanyalah sebatas koneksi informasi dunia maya yang tak terbatas, mudah-mudahan ini menjadi hak kami yang tidak dihilangkan di kemudian hari.Karena dengar-dengar isu kemarin kalau operator warnet tidak boleh lagi browsing, alamaa..mau dikemanakan nasib kami yang mau sedikit belajar saja, dan dengan imbalan tenga kami, serta kuping kami ketika bos marah-marah, disamping meneruskan kuliah, yang tak mutu, dengan sistem pendidikan yang tak pernah diupdate.
mau mengandalakan kehebatan jalur maya di kampus kami, adalah seperti merindukan bulan di siang hari, dan hal yang tak pernah mungkin, kita dapatkan.Padahal biaya adalah sepenuhnya dari kami, dari SPP kami yang setiap semester kampus selalu menagih kami, dan kenapa fasilitas hanya seminim dan limit bahkan dibilang tak pantas atau tak layak, pada siapa lagi kami mengadu, haruskah semuanya pada Tuhan.Dan bukankah Tuhan tlah memilih manusia satu untuk jadi hakim didunia ini?..lalu kemana hakim-hakim itu ketika kami mendapatkan masalah yang menimpa kami?..
belum-belum masalah dapat koneksi, membayar saja harus lewat calo, dan calo-2 sering bertingkah ulah, seperti seenaknya sendiri.aneh bin ajaib, jalur data yang dibeli dari luar sampai sini bisa naik 13 kali lipat jika dibandingkan dengan harga aslinya, hal seperti inilah yang membuat kita jadi bodoh dan terbodohi,hanya berdoa saja yang kita bisa, mengadu juga kita bersiap melawan laras panjang.
memang benar kalau kemakmuran hanya untuk anjing situan polan, dan kemakmuran hanya ada dalam dongeng bagi rakyat kecil seperti kami, meskipun konsep kemakmuran telah ada sejak revolusi agustus ‘45, dan sampai saat ini hanya ada dalam literatur kertas, yang diperdebatkan, dan hanya sampai pada mulut-mulut pendepat saja, tanpa bisa sampai pada kami.
mulut-mulut yang berbau janji dan harapan-harapan yang selalu hilang ketika perut mereka kenyang dan naik merci..mulut-mulut yang berbau amis, oleh keringat rakyat kecil, mulut-mulut yang tak pantas lagi untuk kami hadapi.
belum selesai masalah Hutan yang habis, tambang yag dicuri, dengan persetujuan yang kami tak tahu.masalah pembebasan lahan, rumah kolong jembatan, kelaparan serta buta huruf dan buta informasi.
mungkin dulu kita masih buta huruf, dan sekarang kita jua buta informasi..alamaak…semakin kompleks saja permasalahan ini.
No comments yet.
Leave a comment
-
Archives
- April 2008 (1)
- March 2008 (1)
- January 2008 (3)
- November 2007 (2)
- September 2007 (3)
- August 2007 (12)
- July 2007 (25)
- June 2007 (20)
- May 2007 (15)
- April 2007 (21)
- March 2007 (1)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS