bingung judul
berapa kali saya ditanya sama teman saya, tentang seharusnya judul saya, mereka bilang kita cari yang gak ada, dan terbaru, dan semua serba dengan janji yang menarik.
dan jawaban yang ada pada saat itu adalah tidak tahu dan merasa bingung, juga disamping itu tuntutan dari pihak rumah , agar sekolah saya diselesaikan dengan cepat.
pada diri saya yang kecil, kurus dan penuh dengan idealis, yang tak tentu dan terkadang berubah..dengan segala tuntutan, juga ide-ide idealis…akhirnya sampai setelah lebaran, belum ada judul sama sekali.
keputusan adalah harus diambil cepat, dan pendapat adalah dari kita mempertahankannya untuk kita sendiri, di hadapan dosen ataupun penguji kita.
idelis daya adalah saya memakai open source dengan spesifikasi software unix, atau GNU not Unix, karena memang saya sendiri tidak mau membuat sistem yang saya buat adalah dari software yang bajakan.
semoga bisa terwujud, dan bisa terjangkau dengan pikiran saya yang terbatas.
hidup ideal
pagi yang cerah meskipun matahari tak ada di ufuk timur, gak kelihatan, karena awan yang sudah
dua hari menginjakkan cakarnya di bumi manusia, bumi yang selalu di selimuti dengan urusan manusia
manusia yang tak ada habisnya dengan masalah yang ada pada dirinya.
entah masalah pribadi, hidup, asmara, juga karena masalah sosial dilingkungan hidupnya.
banyak yang berubah pada lingkunganku ..sering dulu kami berdiskusi karena sistem yang dilingkungan kami tidak menguntungkan
tidak pernah kami berdiskusi tentang siapa di sore hari cewek yang kami bakal kencani,
mungkin kami masih malu, atau wagu jika diskusi tentang “itu”…
namun namanya juga anak muda selalu saja bercerita tentang cewek cewek yang lagi ngetrend ..
dan dia bersifat kota atau pun pedesaan yang hanya bisa menunggu traktiran teman dekatnya.
hal yang aku pertanyakan emang benarkah seorang pendamping dalam hidup bakal merubah semua sistem yang pernah kita jalani?..
kita jalani dengan kawan-kawan kita, termasuk saya sendiri , yang berubah ketika saya berhadapan dengan seorang yang saya cintai
semuanya berjalan dengan normal, atau kah ada perubahan, yang jelas semoga perubahan itu ada ke arah yang baik..
tentunya diikuti dengan konsekwensi yang kearah sana juga…
diam stagnan, ataukah emang lagi menikmati sementara situasi, karena situasi yang lain, tidak ada yang terasa nikmat.
aku bisa berdiskusi tentang hal ini, namun aku juga tidak menjamin kalau aku sendiri bisa menjalani, yang aku tahu kita bergerak saja ke arah yang lebih baik.
karena Tuhan memberikan pada kita untuk tiak memikirkan apa yang kita kerjakan, namun hanya cukup menjalani nya saja,
kalimat yang bagus, saat ku baca pada kolom sastra, yang bukunya belum dikembalikan oleh teman ku yang cerewet, dan jago berbicara hidup, seperti aku
yang rajin mendongeng tentang hidup yang ideal, namun juga aku belum hidup seideal yang ada dalam pandanganku.
-
Archives
- April 2008 (1)
- March 2008 (1)
- January 2008 (3)
- November 2007 (2)
- September 2007 (3)
- August 2007 (12)
- July 2007 (25)
- June 2007 (20)
- May 2007 (15)
- April 2007 (21)
- March 2007 (1)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS