mengerjakan yang disuka

only person not with some title

semalam dibandung

berngkat kejogja pagi hari, dengan menggebu-gebu dia bermaksud untuk sampai kebandung dengan segera, dan itu yang membuat aku jadi kikuk dan bingung, karena tiba di jogja jam lima sore, capek dan agak ngotot dia bilang sama temannya kalau dia gak krasan lagi dijogja, dan segera pergi dari jogja untuk menuju kebandung, meskipun ada aku didepannya..gampang saja dia mengatakan hal tersebut..(semoga saja itu bercanda). dalam perjalanan, kami juga sempat telpon teman kami, untuk pesan tiket kereta api, jogja bandung, karena sebelumnya surabaya bandung juga habis, terma kasih pada teman-teman setia ku yang meluangkan waktu nya untuk pergi kestasiun kereta, ditengah jam hari kerja mereka..thanks broo.. dan ketika jam lima sore dijogja diberitakan kalau tiket kereta sudah habis terjual…

selanjutnya terpaksa kami nginap semalam di jogja, karena kondisi dia yang agak sakit, dan tidak stabil, …meskipun dia selalu ngotot untuk pergi kekota solo, dan dari terminal solo, baru ke bandung, dia juga ngotot untuk naik kereta api tiket ekonomi, yang berdesakan…oh Tuhan …

pagi harinya, dia bangunkan saya, dengan membuatkan kopi yang setengah panas (belum panas bener, karena tergesa-gesa dan terburu-buru) agar saya cepat mandi, dan bergegas pergi keterminal, ok..dan dia siap dengan pakaiannya, sementara aku emang bener males, karena aku agak kurang “feel it”. sesampainay di terminal, kami langsung cari bus jurusan kebandung, dan benar-benar emang sial , bus itu pergi dengan begitu saja, ketika kami lagi makan pagi diterminal dua buah pop mie dan satu teh hangat, meskipun kedua pop mie yang panas gak kami habiskan..karena sekali lagi terburu-buru, aku sendiri juga ikut merasa terburu-buru…karena sikap dia …

ok, bertanya tanya ..kalau kamu gak mau sesat dijalan..akhirnya kami pergi ke pool bus (garasi bus) yang tak jauh dari terminal, sebelah utaranya pasar giwangan, yogyakarta.disitu pun kami dapat bus yang jurusan ke tasikmalaya, sementra teman-teman dibandung sudah baru datang dibandung dan ditempat bos besar mereka (bos lama)..berangkat mereka jam 8 malam dari bandara, dan baru tiba di bandung jam 8 pagi, gak tahu kenapa …?

perjalanan yang panjang dan lama ke tasikmalaya, sampai disana jam 7 malam, bertanya tanya lagi tentang bus yang ke kota bandung, ada yang bilang kalau tasik-bandung 24 jam, ada juga yang bilang teman kami yang sudah sampai di bandung duluan , kalau bus tasik-bandung sudah habis jam 6 sore, akal-akalan atau apa terserah dia..

sepanjang perjalanan teman tadi selalu nelpon kami, dan takut kalau kami tersesat, atau gak sampai dibandung..(FUCK)

akhirnya kami dapat juga bus kebandung, dan langsung segera berangkat…sedikit senang, tapi aku masih ragu, karena teman-teman sebagian sudah balik ke jakarta terlebih dahulu. (FUCK)

sampai di cicaheum jam 22 kami dijemput mobil kijang dengan plat B xx ..tanpa ditanya sedikit pun kami langsung diberitakan kalau mereka akan bernagkat ke bogor, karena pagi itu ada teman bapak kami yang mau pergi kebali, dengan alibi tersebut, ke bali, maka teman kami dengan sengaja menggiring kita dan hanya memberikan pilihan kepada kita untuk ikut dia, tanpa menanya sedikit pun dia pada saya, kabar, atau sebaiknya saya harus gimana?…(FUCK OFF)..

dari saya sendiri sebenranya pingin turun dibandung, meskipun tanpa penginapan, tapi aku gak tega sama dia dan teman-teman yang lain, sebisa mungkin pagi itu aku tahan emosiku, untuk sedikit kasih move sama dia..darah panas, sudah muncak di kepalaku, sabar-sabar, mungkin dia sama sekali gak melihat orang pengangguran seperti aku, sepanjang perjalanan dia selalu bercerita tentang pengalaman dia tentang kota bandung, kota yang pernah dia kuasai, dia juga bercerita sama saya, kalau pernah ke bali dengan naik truk..hehehehe …

hal yang aku dapat :

- mungkin ketika kondisi tidak mungkin, adalah sebuah petunjuk untuk kita di kemudian, dan tak perlu kita sesalkan.

- aku juga gak tahu harus menyalahkan sapa, karena yang ada dipikaran dia, hanya sampai dibandung, bahkan saya hampir ditinggal di tengah jalan, terserah mau ikut kebogor atau tinggal di bandung, meskipun aku tidak satu kompeni sama mereka.

- sampai aku tulis ini masih ada rasa jengkel saya , dan gak tahu harus saya tumpahkan sama sapa…?

March 22, 2008 Posted by cetak | katahati | | No Comments Yet